Kelebihan Dan Kekuranang ROOT Android / Smartphone

Melakukan root adalah sebuah proses untuk mengizinkan pengguna ponsel pintar, tablet, dan piranti lain yang berjalan pada sistem operasi Android untuk mendapatkan kontrol yang lebih tinggi (dikenal dengan “akses root“) pada berbagai subsistem Android. Karena Android menggunakan kernel Linux,
proses ini memberikan akses ke dalam hak administratif seperti pada
Linux atau sistem operasi yang mirip dengan Linux, seperti FreeBSD atau OS X.



A. ROOT

Mungkin sebagian besar member EB sudah mengetahui hal ini.
Jadi apa itu Root? Root adalah sebuah proses perizinan pengguna ponsel
pintar, tablet, dan perangkat lain yang berjalan pada sistem operasi
Android untuk mendapatkan kontrol yang lebih tinggi (dikenal dengan
“akses root”) pada berbagai subsistem Android. Karena Android
menggunakan kernel Linux, proses ini memberikan akses ke dalam hak
administratif seperti pada Linux atau sistem operasi yang mirip dengan
Linux, seperti FreeBSD atau OS X.

Proses melakukan root ini
dilakukan untuk mendapatkan hak akses lebih tinggi yang dibatasi oleh
pabrik perangkat lunak pada beberapa perangkat. Oleh karena itu, proses
ini akan memberikan keleluasaan/kebebasan (atau hak akses) untuk
mengganti aplikasi sistem dan pengaturannya, menjalankan aplikasi khusus
yang membutuhkan izin administrator, atau menjalankan operasi lainnya
yang tidak dapat dilakukan oleh pengguna Android biasa.

Root
tidak bersifat permanen, artinya dapat dihapus ataupun diinstal kembali.
Untuk memasang akses root ada beberapa cara, diantaranya :
– Melalui Recovery (contohnya flashing flashable zip melalui TWRP),
– Menggunakan Aplikasi Android (misalnya KingRoot, 360 Root, KingoRoot, dll)

Contoh aplikasi pengelola root yang terkenal adalah SuperSU dan MagiskSU.

Banyak yang beranggapan bahwa Root hanya dapat merusak Android dengan
cepat. Ada juga yang beranggapan bahwa Root dapat memberikan banyak
kelebihan. Jadi, mana yang benar? langsung saja baca selanjutnya

B. KELEBIHAN DARI ROOT
Apa saja kelebihan dari akses Root, ini dia :
1. Dapat merubah Sistem Android hanya dengan sekali sentuhan jari

Sesuai dengan pengertiannya. Pengguna Root dapat bebas sesuka
hati mengubah apa saja yang ada di dalam perangkatnya. Misalnya memasang
Tweak Android, mengubah build.prop, memasang Custom ROM, dll.

2. Memblokir iklan (Ad-Block)

Pengguna Root juga dapat memblokir iklan yang membandel ketika
browsing, bermain game, dll melalui pengubahan file hosts. Dimana kita
dapat menemukan file hosts? file hosts dapat ditemukan di direktori
/System/etc.

3. Membuat Kinerja Android menjadi lebih ringan, lebih hemat baterai

Ya…. ini yang paling banyak dirasakan oleh para pengguna
Root. Bagaimana caranya? caranya adalah dengan memasan Tweak di Android
yang sudah terbukti dan terpercaya.

4. Menghapus aplikasi Sistem yang tidak berguna (menghapus Bloatware)

Sudah kesal dengan penyimpanan Android yang selalu penuh?
kesal dengan banyaknya Aplikasi Sistem yang tidak dapat dihapus? masalah
selesai dengan akses Root. Ya…. dengan menghapus aplikasi Sistem yang
tidak berguna, dapat membuat penyimpanan Android menjadi agak renggang.

5. Dapat membeli InApp Purchases (Pembelian di dalam aplikasi) dengan gratis

Tidak semua aplikasi yang menerapkan InApp Purchases dapat
dibeli dengan gratis. Fungsi ini didapat ketika menggunakan Lucky
Patcher. Ya, aplikasi yang populer dan wajib dipasang ketika mempunyai
akses Root.

6. Menghapus maupun membuat lisensi aplikasi tanpa Reinstall apk

Lagi lagi fungsi ini terdapat didalam aplikasi Lucky
Patcher. Biasanya fungsi ini dapat berguna sekali ketika mendownload
aplikasi bajakan (crack) dan selalu mengecek lisensi aplikasi agar dapat
menjalankan aplikasi tersebut dengan baik tanpa mengecek lisensi suatu
aplikasi.

7. Membuka pengaturan yang tersembunyi

Ada beberapa ROM yang memiliki hidden setting dan memerlukan hak akses
root untuk membuka hidden setting tersebut dan perlu beberapa trick agar
dapat terbuka.

8. Mencegah Android dari overheat

Biasannya orang orang tidak nyaman ketika Android yang digunakannya
mengalami overheat. Selain tidak nyaman, tentu dapat membahayakan
kesehatan. Ini dapat diatasi apabila seseorang memiliki akses Root,
dengan cara menurunkan clockspeed CPU ataupun mengubah Governor CPU.

9. Menggunakan cheat di Android

Kesal selalu kalah dalam bermain game? atau anda sendiri
yang n00b? mudah. Dengan menggunakan Game Guardian, anda bisa
menggunakan cheat yang anda suka. Sebelum nge-cheat pake GG, pastikan
dulu anda sudah mendownload lua script nya. GG tentunya perlu hak akses
root, dapat berjalan tanpa hak akses root, tetapi dalam mode terbatas
dan menggunakan aplikasi pihak ketiga agar dapat berjalan dengan baik,
misalnya Virtual Xposed, Pararel Space, dll.

10. Cracking password Wi-Fi

Tetangga anda punya Wi-Fi? atau anda berada di sekitar
lokasi Wi-Fi, tetapi ngga tau passwordnya?. Yap, apabila anda punya
akses root, tentunya bisa cracking password WiFi. Tetapi, tidak 100%
dapat dibobol dengan mudah. Contoh aplikasinya adalah Kali Linux
NetHunter.

11. Backup dan Restore aplikasi

Kesel pas semua data di hp ilang karena mendadak kembali ke setelan
pabrik? jangan sedih kok gan. Ini yang paling bikin sakit hati, udah
capek capek download eh malah ilang data datanya. Yap, dengan Titanium
Backup, anda bisa backup aplikasi kapanpun dan dimanapun tanpa kenal
waktu. Tentunya anda perlu hak akses root agar dapat menjalankan
aplikasi ini.

Dan masih banyak lagi manfaat yang tidak saya sebutkan.
Jadi, apa kerugiannya? oke deh tanpa basa basi, lanjut guys…..

C. KEKURANGAN DARI ROOT
1. Membuat eMMC menjadi lemah

Mengapa bisa eMMC jadi lemah? ada beberapa faktor eMMC
menjadi lemah, salah satunya adalah sering memasang Custom ROM yang
berbeda dalam waktu yang sangat singkat. Bagaimana cara mengatasinya?
salah satu contohnya adalah tidak melakukan flashing Custom ROM yang
berlebihan.

2. HP menjadi bootloop
Sudahkah
anda terkena bootloop? tenang kok, itu hanyalah masalah sepele. Bootloop
bisa terjadi karena kesalahan pengguna Android, misalnya sering ubah
ubah settingan CPU, salah pasang tweak, menghapus file penting di
Android, dll. Cara mengatasinya adalah dengan tidak sering mengubah
settingan CPU, baca dengan baik tutorial dalam memasang tweak dan
perhatikan jenis hp anda, dan yang terakhir adalah sediakan backup file
selalu (tentunya dengan full backup di Custom Recovery). Kalo orang
orang mah bilangnya “Ngga Bootloop Ngga Tampan”.

3. Banyak virus yang masuk ke Android

Banyak orang yang berpendapat bahwa kalau ngeroot, hpnya
bakalan banyak virus. Mari luruskan pandangan ini. Di Android ada
namanya SELinux (searxh aja kalo ngga tau). SELinux berfungsi untuk
mengamankan Android dari bahaya virus, dll. SELinux memiliki 3 mode,
yaitu mode Enforcing, Permissive (agak longgar) dan Disabled (terbuka
total). Apabila anda menggunakan mode Permissive atau Disabled,
kemungkinan Android anda juga terinfeksi virus. Virus juga dapat masuk
karena asal asalan dalam menginstal aplikasi maupun membuka link yang
tidak diketahui sumbernya dengan secara sembarangan. Jadi, virus tidak
akan masuk apabila penggunanya dapat mengontrol Android nya dengan baik
dan menggunakan SELinux mode Enforcing.

4. HP menjadi Hardbrick

Memiliki kemungkinan sekitar 5%. Biasanya ini terjadi
karena menghapus file SYS_BOOT di CWM (bahkan ini terjadi pada saya
sendiri). Cara mengatasinya adalah dengan tidak menghapus file SYS_BOOT.
Namun, apabila anda sudah mengalami hardbrick, tentunya anda perlu
komputer untuk menghidupkan kembali Android anda.

5. Developer menjadi rugi

Lah kok bisa ya?. Sering browsing pake Ad Blocker? kalau
iya, agan udah ngerugiin developernya. Karena iklan yang muncul di page
nya adalah uang baginya. Apabila tidak ada iklan yang muncul, maka uang
juga tidak akan ada bagi developer tersebut. Jadi gunakan Ad Blocker
apabila iklan sudah sangat mengganggu. Sering pake Lucky Patcher? kalau
iya, agan juga udah 2x ngerugiin developernya. Karena agan download
aplikasi cracking dan juga ngehapus License agar bisa dimainin gamenya.
Ditambah lagi agan ngecheat agar barang barang yang berbayar jadi
gratis. Tobat gan pake Lucky Patcher, tuh developer malah ngga ada duit
sama sekali deh. Gini gan penjelasannya. Lucky patcher bekerja apabila
ada item berbayar di dalam aplikasi (In App Purchases), lalu Lucky
Patcher akan mengalihkan dari Google Play Store ke aplikasinya. Jadi,
Lucky patcher akan memanipulasi Google Play Store seakan akan pengguna
telah membayar barang tersebut.

6. Garansi menjadi hilang

Loh kok bisa? tentunya ini karena perlu perlakuan khusus dan
tidak sembarangan untuk memasang hak akses root. Untuk lebih jelasnya,
search lagi di Google.

Mungkin segini aja yang saya kasih tau ke
agan. Maaf kalo post nya panjang banget gan, saya kasih info ini agar
agan agan tau semua dan saya kasih info yang umum saja. Untuk agan agan
yang bilang bahwa root banyak manfaat dan root bakalan bikin Android
jadi cepet rusak itu tergantung anda sendiri yang menilainya. Mohon maaf
apabila ada salah info. Trima kasih telah membaca.

BACA JUGA  Default Password Router Huawei HG8245H5 Indihome Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published.