Cara Install Kali Linux 2019.3

Bagi yang sedang mencari tutorial bagaimana cara install Kali Linux
terbaru, disini saya akan sharing bagaimana cara install Kali Linux
2019.3.

Di halaman download sendiri ada banyak pilihan download. Sesuaikan
sendiri artitektur yang cocok, apakah 32bit apakah 64bit. Versi Lite
adalah versi Kali Linux tanpa tool hacking. Kalian bisa install nanti
jika butuh. Sementara untuk versi LXDE, MATE, dll itu hanya perbedaan di
desktop nya saja. Isi di dalamnya sama.

Setelah download, lanjut buat bootable Kali Linux. Kalian bisa gunakan LiLi USB, Unebootin, Etcher dll.

Sediakan pula unalocated disk sebesar 40GB jika kalian berencana
untuk dual boot. Jika berencana untuk menggunakan seluruh kapasitas
harddisk/ssd untuk instalasi Kali Linux, lewati saja langkah ini.

Oke setelah persiapan diatas selesai, saatnya masuk proses instalasi.

Cara Install Kali Linux 2019.3
Boot usb installer Kali Linux.

Pilih Graphical Install.

Untuk bahasa yang digunakan selama proses instalasi, bebas mau pakai bahasa apa. Namun disini saya lebih prefer bahasa Inggris.

Pemilihan lokasi digunakan untuk menentukan timezone. Untuk Indonesia, pilih Other.

Lalu pilih Asia.

Lalu Indonesia.

Locales Settting gunakan saja US.

Tergantung keyboard yang kalian gunakan sih, tapi default nya American English

Tunggu proses load komponen installer

Hostname adalah nama komputer. Misalnya [email protected] berarti hostnamenya kali. Bebas diisi dengan apa.

Untuk domain bisa dikosongkan.

Langkah selanjutnya adalah menambahkan password root akun. Perlu
diketahui bahwa Kali Linux menggunakan akun root sebagai default user.

Untuk timezone, sesuaikan sendiri.

Masuk ke tahap partisi. Disini kalian harus berhati-hati. Jika kalian
menginstall Kali Linux dengan di dualboot dengan Windows yang sudah
terinstall, pilih opsi Manual.
Selanjutnya kalian bisa ikuti cara ini untuk pembagian partisi manual.

BACA JUGA  Penemu Internet dan Penemu AstraZeneca Ilmuan Yang Tidak Patenkan Temuannya

Namun karena disini saya akan menggunakan seluruh partisi harddisk, saya langsung pilih Guided.

Memisah partisi /home sangat berguna jika kalian berencana menginstall
distro lain di kemudian hari. Namun disini saya langsung pilih saja
paling atas, seluruh partisi dijadikan satu.

Finish, lalu klik Continue.

Muncul menu konfirmasi, pilih Yes.

Tunggu proses pemasangan sistem selesai.

Network mirror pilih no. Ini hanya akan memperlambat proses
instalasi. Kalian bisa memperbarui paket atau aplikasinya nanti ketika
sistem sudah terpasang.

Tunggu proses pemasangan bootloader selesai.

Jika muncul pertanyaan apakah kalian ingin menginstall GRUB, pilih opsi Yes.

Install GRUB di lokasi sistem terpasang, yang dalam kasus ini adalah /dev/sda

Tunggu proses instalasi selesai.

Cabut harddisk, dan reboot.

Saat masuk display manager, masukkan username root, serta password root yang telah kalian atur sebelumnya. 

Login.

Opsional, buat user dengan hak akses  sudo, dan gunakan user tersebut
untuk login ke desktop, jangan gunakan user root. Contoh disini saya
ingin membuat user baru dengan nama haruno.

useradd haruno

usermod -aG sudo haruno

Leave a Reply

Your email address will not be published.